REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ketua Kontingen Indonesia/Chef De Mission (CDM) ASEAN Para Games 2020, Andi Herman mengatakan, Indonesia telah mempersiapkan diri dengan menjalani program pemusatan latihan nasional (pelatnas) sejak Mei 2019 menjelang gelaran ASEAN Para Games Filipina pada 18-25 Januari 2020. Pihaknya sengaja mengkonsentrasikan pelatnas semua cabang olahraga (cabor) di Solo.

Selain pelatnas, cabor-cabor juga telah melakukan try-out dan mengikuti beberapa event lainnya. "Target kami juara umum dengan mendapatkan medali emas 100 emas. Kami sudah lakukan perhitungan secara kuat dan detail, kalau pun ada margin error itu maksimal 15 persen. Kalau pun meleset harapannya meleset ke atas (lebih banyak)," kata Andi saat memantau pelatnas renang di kolam renang Kopassus, Sukoharjo, Kamis (19/12).

Selama pelatnas, Andi mengaku telah melihat adanya peningkatan dari para atlet yang bakal diberangkatkan ke ASEAN Para Games. Selama menjalani uji coba dan memantau kekuatan lawan, kontingen Indonesia yakin bisa memperoleh juara umum.

Andi optimis kontingen Indonesia bisa memperoleh hasil maksimal di ASEAN Para Games. Hal itu didasarkan pada hasil pertandingan tim lawan yang akan bertemu di ajang multievent nantinya. "Jadi kami bisa mengukur dan saat ini semua dalam kondisi on fire untuk bisa berlaga di ASEAN Para Games," jelas dia.

Andi mengatakan, kontingen Indonesia mengikuti 16 perlombaan yang ada di ASEAN Para Games 2020. Ia menyebut akan ada 300 orang atlet yang bakal bertanding dengan jumlah kontingen sebanyak 550 orang, termasuk pelatih, manajer, medis, dan psikolog. "Ini kekuatan full team untuk berlaga dengan harapan juara umum," kata dia.