Solo: Cabang olahraga renang menjadi salah satu andalan lumbung medali bagi Indonesia di ajang ASEAN Para Games 14-25 Januari 2020 di Filipina mendatang. Tidak tangung-tanggung National Paralympic Committee (NPC) mematok cabor renang bisa menyumbangkan 30 medali emas dari 100 medali yang ditargetkan.

Pelatih Kepala Cabor Renang, Dimin saat mengawasi latihan atletnya di kolam renang Kopasus, Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/12) pagi menyampaikan rasa optimisnya bisa memenuhi target medali yang dipatok oleh NPC sebanya 30 medali emas. Dasar optimis Dimin sendiri menurutnya rasa percaya diri pemain jelang dua minggu pertandingan ASEAN Para Games 2020 di Manilla, Filipina nanti cukup tinggi.

"Untuk ASEAN Para Games 2020 Filipina ini kita ditargetkan 30 medali emas, dan saya yakin target tersebut akan terpenuhi. Apalagi percaya diri para atlet sendiri saat ini sedang cukup baik dan tinggi. Kita melakukan pelatnas sejak bulan Mei, dan grafik perkembangan pemain cukup baik. Kalau bisa target kita bisa melesat ke atas jangan ke bawah," kata Dimin kepada rekan-rekan media.   

Perenang andalan Indonesia Jendi Pangabean sendiri akan berusaha meraih 5 medali emas.Bidikan tersebut sama dengan jumlah medali emas yang dia peroleh pada ASEAN Para Games 2017 Malaysia. "Semoga selama mengikuti Pelatnas, performa saya akan lebih maksimal seperti pada Asian Para Games 2018. Sebab, waktunya masih cukup panjang untuk melakukan persiapan sebelum ke Manila," ujar Jendi

Sementara Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di APG 2020 Andi Herman, mengatakan telah mempersiapkan atlet untuk berlaga sejak Mei 2019. Ia mengatakan selama pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sudah melihat kemajuan atlet yang bakal dikirim ke ASEAN Para Games. Menurut dia, selama menjalani uji coba dan memantau kekuatan lawan, kontingen Indonesia yakin bisa memperoleh juara umum. "Jadi kami bisa mengukur dan saat ini semua dalam kondisi on fire untuk bisa berlaga di ASEAN Para Games," sebut dia.

Selengkapnya: Kemenpora